Fotofisika-kimia Biosel Surya Cordyline Fruticosa berpigmen Kuersetin-3-O-Glukosida terkombinasi Klorofil a

Simposium Nasional Inovasi dan Pembelajaran Sains 2015 (1), 169-172

Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan daun tanaman hanjuang (Cordyline fruticosa) sebagai fotosensitizer dalam biosel surya. Dibandingkan dengan fotosensitizer lainnya, kombinasi pigmen merah, dan hijau pada daun ini secara alami menghasilkan pelebaran absorpsivitas. Pigmen tersebut berhasil diekstrak dalam pelarut etanol selama 2 minggu pada temperatur 25oC kondisi gelap. Karakterisasi spektroskopi UV-Vis, FTIR, CV, I-V dan EIS digunakan untuk mengevaluasi fotofisika-kimia dalam sel surya. Hasil penelitian menunjukan bahwa fotosensitizer menghasilkan absorpsi gelombang pada panjang gelombang 503 nm, 532 nm, 565 nm, 606 nm dan 664 nm yang menunjukkan adanya kandungan antosianin, kuersetin 3-glukosida, dan klorofil a. Stuktur elektronik LUMO -3,521 eV dan HOMO -5,350 eV menunjukkan bahwa fotokatalis mampu menginjeksikan elektron ke permukaan TiO2 dan menghasilkan regenerasi dye oleh elektrolit redoks I-/I3- dengan baik. Performansi biosel-surya di bawah intensitas standar 100 mW/cm2 AM 1.5, sel menghasilkan Jsc 2,121 mA.cm-2, Voc 0,533 V, FF 0.71, dan efisiensi 0,81 %. Resistansi transmisi Rt 26,0 Ω yang lebih kecil daripada resistansi rekombinasi Rr 258,1 Ω mengakibatkan kemampuan injeksi elektron dari level LUMO ke pita konduksi TiO2 terjadi selama 28.2 µs, lebih cepat dibandingkan rekombinasi elektron oleh elektrolit I3- selama 3,6 ms.

PDF | Fotofisika-kimia Biosel Surya Cordyline Fruticosa berpigmen Kuersetin-3-O-Glukosida terkombinasi Klorofil a. Available from: https://www.researchgate.net/publication/280877249_Fotofisika-kimia_Biosel_Surya_Cordyline_Fruticosa_berpigmen_Kuersetin-3-O-Glukosida_terkombinasi_Klorofil_a [accessed Jun 26 2018].

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.




This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.